David Beckham memicu kontroversi karena mendukung Qatar. Cari tahu mengapa

Ikon sepak bola David Beckham mengalami pemandangan, suara, dan budaya Qatar dalam video 30 menit Visit Qatar, di mana ia ditampilkan berlayar dan berkeliling ke bazaar rempah-rempah.

Mantan bintang sepak bola Inggris yang terkenal mengatakan dalam video bahwa Qatar benar-benar tempat yang bagus untuk menghabiskan beberapa hari. Dia menemukan tempat yang sempurna dan mengatakan bahwa dia tidak sabar untuk membawa anak-anaknya ke Qatar.

Partisipasi David Beckham dalam iklan tersebut telah menuai kritik karena para aktivis telah mengangkat masalah dengan catatan hak asasi manusia Qatar, seperti perlakuannya terhadap perempuan dan pekerja migran dan larangan hubungan LBTQ+.

Mengingat tugas tuan rumah Piala Dunia FIFA yang disengketakan untuk negara bagian, para kritikus menuduh David Beckham membuat dukungan ‘naif’.

Beberapa orang memilih untuk memboikot Piala Dunia karena otoritas lokal gagal menjamin keselamatan penonton dan atlet LGBTQ+ di sana. Di Qatar, perempuan juga harus mendapatkan persetujuan ‘wali’ laki-laki sebelum menikah atau memanfaatkan kesempatan belajar di luar negeri yang disponsori pemerintah.

Keputusan FIFA untuk menunjuk Qatar sebagai negara tuan rumah Piala Dunia Situs Bola Terpercaya 2022 telah menuai kritik atas rekam jejak negara itu dalam hak asasi manusia.

Menjelang acara tersebut, para kritikus menuduh otoritas Qatar menjalankan operasi PR ‘pencucian olahraga’ untuk mengalihkan perhatian dari hal-hal yang tidak terkait dengan sepak bola.

Ungkapan tersebut mengacu pada sebuah negara yang menggunakan acara olahraga besar untuk meningkatkan citranya dan mengalihkan perhatian dari catatan hak asasi manusianya.

Menurut penyelidikan Guardian, hampir 6.500 pekerja migran tewas di negara itu saat membangun infrastruktur turnamen.

Duta UNICEF David Beckham menerima kritik keras di media sosial setelah video itu dibagikan secara online.

Beberapa menarik perhatian pada fakta bahwa David Beckham sebelumnya telah menyuarakan kritik atas keberhasilan Rusia dan Qatar dalam tawaran tuan rumah mereka. Dalam sebuah wawancara 2011, Beckham mengklaim bahwa pasti ada semacam ‘korupsi’ di FIFA, dan itu membuatnya ‘merasa tidak enak.’ Para advokat hak asasi manusia mempertanyakan pilihan Beckham dalam video tersebut.